Rabu, 10 Desember 2014

Ukhtifillah yang Ku rindukan.

Bismillahirrahmaanirrahim...
Satu semester sudah kita menghadapi dunia SMA masing masing, melawan berjuta rintangan yang tingkatannya semakin tinggi, beradaptasi di lingkungan  yang baru aku temui. Melawan sifat sifat baru yang mencoba untuk saling menghargai dan menghormati. Semangat ya teman-teman lama.

Aku kangen dimana kita ke perpustakaan bersama. Mengisi waktu luang karena berpuasa, yang lain jajan bersama sama tapi kita menghabiskan waktu untuk membaca.

Aku kangen dimana kita menabung bersama. Membawa kartu tabungan dan kita menabung di sela sela waktu istirahat yang kita punya.

Aku kangen dimana kita saling menasihati ketika punya masalah percintaan. Ketika kita menundukkan pandangan didepan ikhwan yang kita kagumi. Atau sebaliknya.

Aku kangen dimana kita hafalan bersama,  menyebut ayat Allah itu bersama sama demi meraih ridho-Nya.

Aku kangen dimana kita liqo bersama, menuntut ilmu lebih dari sekedar memperdalam islam. Membuat sahabat menjadi sahabat, bukan hanya sekedar kata sahabat.

Aku kangen dimana kita kelaparan dan kita hanya memiliki uang yang terbatas, tapi kita kumpulkan uang kita kemudian kita makan bersama.

Aku kangen ketika kamu membuat aku tertawa, ketika aku sedih dan menangis kala itu. Atau ketika kamu menangis kala itu. Kita saling menghibur dan tak pernah membiarkan air mata itu terjatuh dipipi kita.

Aku kangen ketika kita jalan jalan naik kereta, padahal itu pertama kali kita baik kereta bersama. Yang saat itu tidak mengerti bagaimana caranya. Tapi kita bahagia walaupun memalukan.

Aku kangen ketika kita mengingatkan oranglain, ketika orang lain menganggap kita sok-sokan. Tapi kita percaya bahwa Allah tau yang mana yang salah dan yang benar. Kita tetap percaya diri.

Aku kangen ketika kita saling curhat tentang keluarga. Yang entah tentang ayah atau ibu. Yang jelas aku kangen ketika kita bisa saling mengerti.

Aku kangen ketika kita lomba khatam quran saat ramadhan. Dan pada akhirnya kita khatam bersama dan jumlah khatamnya sama.

Aku kangen ketika kita saling memarahi. Ketika bercandaannya keterlaluan. Ketika punya masalah dan itu super duper lawak.

Aku kangen ketika kita tukeran sendal ketika mau ke kantin. Ke kamar mandi. Ke manapun tempat yang akan kita tuju disekolah.

Aku kangen ketika kita mengambil katering untuk teman teman. Membawakan piring kebawah. Dan meminjam sendok ketika kita tidak bawa sendok untuk makan siang.

Aku kangen ketika kita tidak punya makan saat siang. Kemudian kita mencari makan itu bersama sama. Kita makan berdua.

Aku kangen ketika kita kabur naik motor ke rumah orang. Gak bawa sim. Gak bawa stnk. Gak bawa surat surat. Demi main ke rumah temen.

Aku kangen ketika aku membaca pikiran kalian. Ketika aku menebak apa yang kalian rasakan. Dan itu benar.

Aku kangen ketika kita menghayal bersama. Pengen ngajarin anak jalanan dan bikin acara bakti sosial. Ngayalnya udah tinggi tinggi taunya gak jadi.

Aku kangen ketika kita satu ruangan ketika UAS. Dan kita saling menertawakan ketika tidur di ruangan ujian.

Aku kangen ketika kita beli yak*lt bersama sama. Sehabis makan siang. Hampir setiap hari.

Aku kangen ketika kita nyeker ke kantin, walau hanya sekedar minta saos atau beli peniti.

Aku kangen ketika kita naik angkot bareng. Ketawa sampe bikin angkot ribut parah. Tapi itu seru dan aku kangen itu.

Aku kangen disaat kita mendouble kerudung demi melalukan apa yang sekolah mau, agar aurat kita gak keliatan. Kita saling mengajarkan kala itu.

Aku kangen ketika kita main bulutangkis bareng bareng. Berenang bareng. Nginep dirumah temen dan kita gila gilaan bareng.

Aku kangen dimana kita shalat berjamaah saat maghrib, dan yang menjadi imam harus mengeraskan suaranya. Dan disitulah kita pernah tertawa bersama. Walau sebenernya gak bener:')

Aku kangen disaat kita hiking bersama demi melihat indahnya surga dunia dari puncak gunung gede. Melihat hamparan awan putih dan melihat matahari terbit dari atas sana.

Aku kangen masa masa bersama kalian yang lain. Masih banyak kenangan yang tak bisa kutulis dalam catatan hari ini. Makasih karena kalian telah menggores tinta tinta kenangan indah didalam hidupku. Aku kangen kalian, sahabat lama. Semoga kita bisa saling memberikan syafa'at di hari akhir kelak.

Wassalamu'alaikum:)

Reaksi:
This entry was posted in ,

1 komentar:

Daryono Teguh Sakti mengatakan...

Calon penulis hebat :) gaya penulisannya bagus,dan bisa membawa si pembaca seolah-olah ada dalam tulisan itu... hebat :)