Sabtu, 25 Oktober 2014

Happy New Year, Islam!


Hai blogger, apa kabar? Selamat Tahun Baru Islam 1436 H! Semoga islam semakin berjaya, semakin maju, semakin baik umatnya, bukan hanya islam KTP saja melainkan Islam yang benar benar beriman kepada Allah. Aamiin. Di hari yang baru ini, semoga Allah senantiasa memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan meminimalisir kesalahan yang terus kita perbuat dimasa lampau, semoga kita juga bisa bersikap dewasa dan mulai peduli dengan islam, menjalankan agama-Nya karena Allah, bukan hanya trend semata atau karena tuntutan warisan orangtua.
Guys, betapa pentingnya prinsip kita untuk memeluk atau menjalankan suatu kepercayaan, seperti agama kita. Kita harus memiliki argumentasi yang kuat ketika mejadi umat dalam suatu agama, seperi betapa pentingnyaTuhan terhadap kita, darimana kita percaya bahwa Tuhan kita adalah yang paling benar, bagaimana semua firman Tuhan dipercaya, dan sejauh mana kita bisa mengenal agama kita.

Penanaman seperti itu sangatlah penting dalam kehidupan kita. Nyatanya, semua yang kita sukai, kita ikuti, kita miliki di dunia ini adalah hal-hal yang akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah, bukan hanya sekedar ikut-ikutan saja. Maka pertanyaannya adalah, seberapa siapkah kita untuk menjawab semua pertanyaannya di hari akhir kelak?

Allah memberikan aku kesempatan untuk mengawali hidup didunia dengan memeluk agama-Nya. Alhamdulillah, kini tidak hanya sekedar mewarisi keturunan orangtua dalam menganut agama Allah, tapi aku sedang belajar, dimana letak pentingnya islam, mengapa aku berani menganut agama ini, dan mengapa aku mau mewarisinya.

Beberapa waktu lalu, aku ditunjuk sebagai salah satu peserta seminar rutin yang diadakan oleh ESA (Emotional Spiritual Achievement) yang memberikan pengayaan kesiapan kita kepada islam melalui sosiodrama yang beda dengan seminar yang lain. Dari situ aku berfikir bahwa aku haru benar benar tahu banyak tentang islam sebelum aku mempercayai agama tersebut. Mungkin kini aku sedang dalam proses belajar, semoga kalianpun demikian.

Tapi kawan, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam meyakini setiap agama yang kita anggap benar.
1. Belajarlah menghargai oranglain, hargai pilihan oranglain yang berbeda pendapat denganmu, yang berbeda keyakinan denganmu, karena mereka juga berhak memiliki pilihannya sendiri.
2. Dengan adanya perbedaan, diharapkan kita tidak menjelek jelekkan satu sama lain atau saling menjatuhkan, karen setiap orang berhak untuk dihargai.
3. Setelah kita benar benar meyakini agama tersebut, kita harus mengimaninya atas nama tuhan, sebagai contohnya aku yang harus mengimani islam karena Allah.
4. Setelah kita benar benar menguasai agama kita, atau dalam arti lain kita telah mendapatkan ilmu yang lebih tentang agama kita, maka sampaikanlah kepada saudara kita yang lain dengan tujuan untuk menyebarkan ilmu yang kita punya sekaligus mengingatkan satu sama lain.
5. Dengan begitu, akan timbul rasa bangga pada diri kita. Nah setelah itu, kita jangan sombong dengan apa yang kita punya, jangan meninggikan apa yang kita anut juga, sebab Allah juga tak membutuhkan hamba yang sombong, karena manusia bukan makhluk yang punya, mereka hanya dititipkan Allah.

So, sudah sejauh mana kita mengenal agama kita? Apakah kita hanya mewarisi agama peninggalan karena orangtua kita? Semoga di tahun baru islam ini kita mulai menyadari bahwa agama islam butuh muslim dan muslimah yang tegar dan kuat, yang bisa menghargai agama lain, namun tetap mengimani islam atas nama Allah. Mari kita belajar lebih jauh tentang islam. Wassalamu'alaikum. 
Reaksi:

0 komentar: