Kamis, 21 Juni 2012

Dear..

Bismillahirrahmanirrahim,
mari kita baca sejenak, dan renungii :') 


aku tak pernah ingat ketika Dia memilihku untuk duduk di sini sampai saat ini
aku pun tak pernah ingat sebab Dia memilih ayah dan bunda untuk mendampingiku
aku pun tak pernah ingat saat aku ditiupkan sifat baik-Nya ke dalam diri ini
aku tak pernah ingat
tapi aku mampu dan sangat lekat merasakannya
alam yang Ia sediakan untuk ku
ayah dan bunda yang dititipkan-Nya aku pada mereka
Islam yang mana menjadi anugrah terindah bagiku di dalam hatiku
aku tak pernah ingat
namun Allah, aku selalu memahami suatu hal
aku memahami Engkau begitu pengasih, Ar-rahman...
aku memahami Engkau begitu penyayang, Ar-rahiim...
kasih sayang-Mu untuk kami,
Kau sediakan oksigen yang gratis mudah dicari
Kau tak menyuruh kami membayar atas penglihatan yang berfungsi setiap saat
atas kelopak mata yang mampu kami buka dan tutup semau kami
kau mengingatkan kami di atas kealpaan kami,
kau menemani kami di atas sendirinya kami
Di kala kami sendiri menyepi, Engkau ada di sisi, Ya ALLAH
Di kala kami berbahagia, sungguh pun sebenarnya Engkau ada....
namun kami melupa.... astaghfirullah
Kau tak meminta kami untuk membayar atas umur yang telah kami habiskan bersama dengan ayah dan bunda, setiap saat kapan pun kami mau
Kau tak pernah memaksa kami beribadah, ALLAH....
padahal kami telah berlaku semena-mena sesuka hati kami
ALLAHu Rabbuna....
aku memikirkan tentang, apa yang Engkau suka ALLAH?
Walau di lubuk hati yang paling dalam aku tahu apa yang Engkau mau
Sugguh pun kami harus ber'amar ma'ruf nahi munkar, menegakkan al-haq, dan menghancurkan al-bathil
namun ALLAH, hati kami yang berbicara tetapi hati kami juga yang mengingkari....
mengapa harus begini?
hamba yakin dosa hamba begitu banyak
lebih banyak dari sahabat-sahabat hamba yang baru memulai melangkahkan kaki mendekati-Mu
lebih banyak dari sahabat-sahabat hamba yang telah lebih dahulu melangkahkan kaki mendekati-Mu

sulitnya hamba menahan amarah hamba
nafsuku menguasai hati dan pikiran
astaghfirullah...
hamba sering kali khilaf, ALLAH.... sampai hamba teramat malu kepada-Mu
apa yang bisa hamba bawa di hadapan-Mu kelak?
apa yang bisa hamba persembahkan untuk-Mu kelak?
apakah mimpi hamba terlalu tinggi? untuk memikirkan perjumpaan dengan-Mu?
astaghfirullah,, ALLAH..... masihkah Kau simpan setitik saja cinta-Mu padaku?
maka, jagalah aku ALLAH, kuatkan lah imanku, dan matikan lah kami, dalam keadaan syahid pada jalan-Mu, dan matikanlah kami dalam keadaan syahid pada jalan-Mu, dan matikanlah kami, Ya ALLAAAH,,, dalam keadaan syahid pada jalan-Mu.....

amiin Ya ALLAH Ya Rabbal'aalamiin....

Reaksi:
This entry was posted in

0 komentar: