Kamis, 24 Mei 2012

Surat untuk Nenek


Surat ini kutulis untuk nenek tercinta. tak pernah aku melupakannya walau waktu akhirnya memisahkan antara kita berdua, tapi aku yakin, suatu saat nanti aku bisa bertemu lagi dengan mu, nenek....

..kepada perempuan tua yang jauh disana

assalamualaikum wr wb

nenek apa kabar? semoga selalu saja baik dan pengingat
aku mungkin punya banyak permintaan padamu, kau tidak harus memenuhi semua, tapi cukuplah salah satu

permintaan yang pertama, ingatlah selalu akan cara berdoa sebagaimana jarak yang tetap menjaga ingatan Tuhan kepada kita, sebab Tuhan juga lah yang akan mempertemukan kita di waktu dan tempat yang tak bisa kita duga

permintaan kedua, jaga kesehatanmu seperti kau menjaga api di tungku dapur yang tak pernah sembarang padam, jaga nyawa di nyala dadamu itu, kepung ia dari giring angin yang senantiasa membuatmu ringkih

permintaan ketiga, jaga ingatanmu dari kepikunan yang menderu-deru, agar ketika aku kembali kau tidak akan bertanya siapa aku. akulah yang begitu mungkin kau rindu, dan kau yang mungkin tak sengaja lupa padaku. aku bersedia menukar ingatanku padamu, agar segalanya tetap berjalan sesuai rencana

permintaan keempat, tidurlah lebih cepat dan jangan terlalu larut, sebab aku tak mau malam mengetahui terlalu banyak rahasia dari matamu yang terbuka, sedikitlah misterius dan kau boleh berangan-angan lagi di keesokan harinya

permintaan kelima, jangan lagi bersedih tentang masa lalu, tentang seorang jantan yang sangat kau rindukan di tempat yang lain. bertahun sepeninggalnya, semoga kau masih bisa terus berbahagia. aku juga merindukannya seperti kau yang merindukan tangannya ketika membelai pipimu yang keriput

sekian permintaanku, barangkali aku terlalu kurang ajar sebab terlalu banyak meminta padamu
sesungguhnya aku benar-benar tak ingin kau lupakan, maka katakanlah jika pertanda itu akan tiba


wassalamualaikum wr wb

semoga salam ini selalu hangat ketika sampai disana
Reaksi:
This entry was posted in

0 komentar: