Senin, 30 April 2012

Pesan dari Guruku yang Cantik~

Berkhalwat.
Kalian tahu tidah apa itu berkhalwat? Hmm, okeoke. yang belum tau, sekarang aku mau kasih tau nih. Simak dulu yah ceritaku yang satu ini.





Hari itu hari Sabtu, sebenarnya libur. tapi aku datang untuk latihan operet untuk perpisahan kakak kelas nanti dan ada latihan paskibra juga. waktu ituu...

Saat itu, waktu menunjukkan pukul 8.00, seharusnya guru operet sudah datang. tapi ternyata, belum ada jugaa.  jadi, aku sama Wafi berjalan kesana kemari. Dan saat itulah, pak teddy sedang ada di depan koridor SMPIT Ummul Quro Bogor, dan beliau sedang berbicara dengan dua orang kakak kelas.

Waktu itu, aku ngeliat Spanduk budaya sekolah yang ditempel pas di depa koridor. sebenernya udah tau kalau ada itu sejak lama, tapi, belum pernah dibaca. hahaha. yaudah deh, sambil nunggu guru operetnya, aku berdiri disitu sambil baca budaya sekolah.

dalam salah satu nilai budaya sekolah, mengatakan bahwa, kita tidak boleh berkhalwat dan pacaran.

pas ngeliat itu, aku bingung. berkhalwat itu apa sih? trus, aku tanya deh ke pak teddy.
"Ustadz, berkhalwat itu apa?"
"berkhalwat itu kayak dua orang lawan jenis, ngobrol tanpa diketahui sama orang lain, sama kayak smsan dan telponan gitu."

ngedenger semuanya, aku langsung kaget dan cengo.
"piw, nggak boleh smsan?????/"
"hahaha." kita tertawa.

sejak itu, aku jadi takut sama ikhwan. bukan takut apa apanya sihh, takut aja sekarang kalau smsan sama ikhwan. chat jugaa, telponan apa lagii,. soalnya nggak pernah._.v

gara gara itu, aku berfikir. kukira smsan itu gapapa, karena kan yang lain juga sama kayak gitu. hmm, ternyata nggak boleh. aduh,,, jadi malu deh ternyata aku sendri kayak gitu. berarti aku udah melanggar budaya sekolah?? huh. dan mulai sekarang, aku punya banyak tekad yang pengen banget aku bisa jalanin semua itu.

semuanya sih udah tertulis di hati dan niat pastinya. tinggal kita lukiskan ke dalam kehidupan yang nyata aja.

jadi sekarang kalian udah tau kan berkhalwat itu apaa? nah, sejak itu, aku jadi berniat nggak mau lagi smsan sama ikhwan. liat kan posting2 aku sebelumnyaa? pasti aku terus bilang gitu, supaya aku juga inget. hehehe.

udah dua minggu ini, aku nggak smsan sama ikhwan. alhamdulillah ternyata aku bisa jugaa, walau masih permulaan untuk mengubah diri. ikhwan yang biasa sms aku juga udah nggak sms lagi, mungkin karena bosen, males, atau gara2 akunya nggak suka ngebales. hahaha maaf banget-_-

dari situlah aku punya pengalaman yang seru. dan aku menceritakannya sama ustadzah herna, guruku yang cantik dan menyenangkan.

beliau menanyakan tentang cinta. temasuk cinta yang berhubungan sama aku. taukan maksudnya apa? nah itu dia. sebenernya pas aku ditanya ttg ituu, aku seneng banget. lega rasanya semunya bisa dicurhakan sama ustadzah herna. dan pesan yang harus aku amalkan adalah pesan yang special dari beliau, beliau bilang..

"Untuk Aca yang Sholihah, semoga bisa tetep istiqomah:)
kamu memang tdk bisa menganak tirikan cinta, karna cinta suah derlahir bersama kamu dan menyatu. menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan bahkan menjadi separuh nyawa. namun, bukan berarti kamu tidak bisa mengendalikan cinta, karena cinta tak punya mata maka kamulah sang pemandunya. cinta akan jadi raja kalo kamu ga bisa jadi tuannya. so, fahamilah cinta dengan hati yang jernih dan sadari, segalanya akan nikmat, tepat pada waktunya. dan pacaran adalah memetik buah mentah, senang diawal karena mendapat buah, namun ternyata kecut dan akhirnya dibuang. Sayang."

dari situu, aku makin sadar. dan aku malu sama diri aku sendiri. tapi aku nggak pernanh malu untuk berubah, Allah pasti mengerti aku. kalau aku ingin berubah, dan jika itu yang terbaik, Allah pasti mengizinkan. Jadi, aku nggak takut kalau mau beubah. Aku cuma bisa berdoa sama Allah, semoga usaha dan niatku ini berjalan dengan lancar, dan selalu istiqomah sampai akhirnya aku bahagia tanpa masalah ini. Amin ya Allah :D

kalau kalian nggak percaya, kalian bisa baca ini.

 Mengapa Nabi saw mengharamkan khalwah antara laki-laki dengan wanita atau melihat ….

Mengapa Nabi saw mengharamkan khalwah antara laki-laki dengan wanita atau melihat sesuatu yang diharamkan Allah? Apa hikmah ilmiah larangan ini? Mari kita baca berita  ilmiah ini…
"Cukuplah anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita sampai Anda memiliki proporsi tinggi dari hormon meningkat" inilah temuan studi ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!
Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita menjadi daya tarik yang akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol. adapun Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian denganya namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari sekresi hormon.
Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang rendah, namun jika meningkat  hormon dalam tubuh dan berulang terus proses tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan penyakit serius seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi dan berakibat pada diabetes dan penyakit lainnya yang mungkin meningkatkan  nafsu  seksual.
 
Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut berkata bahwa stres yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita asing (bukan mahram), dan stres tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanyamemiliki daya tarik lebih besar! Tentu saja, ketika seorang pria bersama dengan wanita yang merupakan saudaranya sendiri atau  saudara dekat atau ibunya sendiri tidak akan terjadi efek dari hormon kortisol. Seperti halnya ketika pria duduk dengan seorang pria aneh, hormon ini tidak naik. Hanya ketika sendirian dengan seorang pria dan seorang wanita yang aneh!
Para peneliti mengatakan bahwa pria ketika ada perempuan asing disisinya, dirinya dapat membayangkan bagaimana membangun hubungan dengannya (jika tidak emosional), dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini (untuk melihat wanita dan berpikir tentang mereka) jika diulang, mereka memimpin dari waktu ke waktu untuk penyakit kronis dan masalah psikologis seperti depresi.
Nabi  saw mengharamak "khalwat"
Kita semua tahu hadits yang terkenal yang mengatakan: "Tidaknya ada orang yang seorang laki-laki berkhlawat dengan wanita kecuali setan adalah yang ketiga, hadits  ini menegaskan diharamkannya berkhalwat bagi seorang pria dengan wanita asing  atau bukan mahramnyaI . karena itu Nabi saw melalui syariat ini menginginkan kita menghindari banyak penyakit sosial dan fisik.
Ketika seorang beriman mampu  menghindari diri dari melihat wanita (yang bukan mahram) dan menghindari diri dari berkhalwat dengan mereka, maka ia mampu mencegah penyebaran amoralitas dan dengan demikian melindungi masyarakat dari penyakit epidemi dan masalah sosial, dan mencegah individu dari berbagai penyakit ... Kami sampaikan kepada mereka yang tidak puas dengan agama kami yang hanif: Bukankah Islam sebagai agama layak dihormati dan diikuti?

denger kan kalian? lebih baik kalan semua tau apa itu berkhalwat dan apa ruginya pcaran? sebaiknya kita sadar yah:D semoga bermanfaat. terimakasih:D
Reaksi:
This entry was posted in ,

0 komentar: