Follow Us @nurnafisahh

@nurnafisahh

Rabu, 12 September 2018

Pernikahan Tak Terduga

9/12/2018 09:16:00 PM 0 Comments

Baru-baru ini, aku mendengar kabar seorang tokoh muslim muda yang akan segera melangsungkan pernikahan. Rencananya beberapa hari lagi pernikahan itu akan digelar tepat pada hari Sabtu, 15 September 2018. Sontak hati berdecak kagum dan kaget melihat undangan pernikahan mengisi beranda instagram kedua calon mempelai. Aku yang menjadi salah satu penggemarnya ikut merasa bahagia dan juga sedih lantaran pernikahan tak disangka datang tiba-tiba.

Menilik beranda instagram sang perempuan, ternyata aku menemukan sebuah cerita unik dan mengharukan. Perempuan ini adalah perempuan cantik keturunan Arab, yang ternyata dia adalah penggemar sang laki-laki tersebut. Maklum, laki laki ini memang tampan dan bersuara merdu, lantunan ayat suci-Nya selalu membuat adem para pendengarnya.

Terunggah satu cuplikan layar, saat itu perempuan tersebut mencoba membalas setiap unggahan sang laki-laki. Tak disangka laki-laki tersebut terlihat membalasnya. Entah, mereka saling mengenal atau tidak, yang jelas pertemuan mereka dimulai dari sana.

Semakin kupenasaran dengan perempuan ini. Ku gilir beranda hingga ke bawah. Kulihat satu per satu foto yang diunggah nya, tak jarang ia mengunggah video murottal sang laki-laki, seperti ia penggemar berat.

Lalu aku menemukan sebuah foto diri perempuan dengan anak kecil berparas cantik. Disebutnya di dalam keterangan foto bahwa ia merupakan anak dari perempuan itu. Sontak aku terkejut. Apakah ini sebuah kebesaran Allah?

Seorang pria muda berparas tampan, beragama yang baik, akan menikahi seorang wanita yang telah menjadi seorang ibu. Betapa mulianya, niat baik yang diiringi dengan doa pasti akan tercapai. Aku yakin mereka memiliki doa yang sangat kuat di setiap habis sholatnya.

--

Dari situ aku percaya. Satu hal yang sangat terbukti dari beberapa kasus pernikahan, bahwa jodoh bisa terjadi dengan siapa saja. Entah kita hanya pernah saling bertemu, atau kita saling mengenal, atau bahkan tidak pernah bertemu dan mengenal satu sama lain.

Betapa baiknya Allah, Maha Besar Allah dengan segala ketetapan-Nya. Aku menjadi semakin yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Yang penting selalu berdoa, doa, doa. Dan pastinya ikhtiar dan usaha dalam memperbaiki diri. Jangan selalu berharap banyak pada seseorang tapi kita tidak berusaha untuk mendapatkannya.

Bismillah.
Belajar jadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya mengharap dia, tapi juga dekatkan diri dan mengharap cinta Dia.

Selamat berhijrah.

Kamis, 30 Agustus 2018

Anitayu

8/30/2018 09:13:00 PM 2 Comments

 Siapa yang tidak membutuhkan teman? Mungkin dia bukan makhluk sosial yang sesungguhnya. Setiap manusia adalah makhluk sosial, yaitu makhluk yang membutuhkan manusia yang lain. Tak terkecuali aku, manusia yang belum sempurna, belum bisa hidup sendirian, dan aku butuh orang lain sebagai alarm kehidupanku.

Sabtu, 18 Agustus 2018

Liburan #Part6 : Nonton di Bioskop

8/18/2018 10:48:00 PM 0 Comments

Assalamualaikum guys. Apa kabar nih? Alhamdulillah aku berkesempatan ceritain liburanku selanjutnya yaaa. Jadi kali ini aku liburan di bioskop hehe.

Nah jadi tuh sebenernya aku dapet tugas dari volunteer itu bikin review film. Nah kebetulan film yang di review adalah film horror. Jadi sejak jauh jauh hari aku cari temen buat nonton hehe.

Tapi ternyata kegiatan minggu ini banyak banget guys. Jadi menurut aku kalau aku nonton bareng temen2 nanti kayak ngebuang waktu Karena harus nonton di jakarta. Belum lagi ongkos dan capek di jalannya nanti. Dan belum tentu juga bisa nulis artikelnya nanti.

Jadi setelah itu aku memutuskan untuk cari temen deket rumah. Biar lebih hemat waktu dan hemat tenaga juga hehe. Ternyata temen rumah juga gabisa semua wkwk akhirnya aku nonton sama mama.

Kebetulan mama ini banyak banget kegiatannya. Kebetulan kamis kemarin mama sedang tidak sibuk dan mau menemaniku nonton film Kafir. Alhamdulillah mama ga penakut jadinya enak nontonnya sama doi ga harus teriak teriak hehe.

Pas banget hari kamis, dan film Kafir cuma ada di 2 mall di Bogor. Dan mama ngajak aku nonton di mall yang lumayan jauh. Ya gapapa deh, yang penting bukan ku yang bawa motornya wkwk. Dan malesnya lagi ternyata aku telat dateng. Jadi tuh jadwalnya jam 16.45 dn aku dateng jam 17.18. Kesel banget kan udah telat setengah jam, dan ada lagi jm 9 malem.

Karena mama gabisa besok besok lagi, akhirnya kita terpaksa ambil yang jam 9 malem. Parah sih ini seru banget, malem jumat, nonton film horror di bioskop, dn ambil yang jam malem wkwkwk. Kerasa banget atmosfer horrornya wkwk. Filmnya mulai set.10 dan selesai jam 11 malem. Akhirnya ku dan mama pulang jam 12 malem naik motor haha seru banget!

-

Nah, jadi gini guys. Yang aku ambil dari film ini tuh banyak banget. Sebenernya aapun filmnya asti ada hikmah tersendiri yang bisa kita ambil sih. Jadi terasa nih manfaat liburannya. Kalo aku sih anggap ini tugas dan liburan, jadi bermanfaat. Naahh insyaAllah review film Kafir ini udah aku kirim ke muslimahdaily. Jadi kalo tulisnnya udah naik nanti jangan lupa baca yaaa heheh.

Selamat liburan!

Kamis, 09 Agustus 2018

Liburan #Part5 : Masak Oreo Cheesecake

8/09/2018 09:15:00 PM 1 Comments

Assalamu'alaikum temen-temen! Yeay, akhirnya dengan izin Allah aku bisa bagi bagi cerita lagi nih sama kalian. Mashaa Allah. Aku seneng banget kali ini aku bisa ngisi liburan aku dengan hal yang bermanfaat. Naah, kali ini apa yaaaaaa?

Yes! Part 5 liburanku aku isi dengan belajar memasak. Uhuy! Kenapa memasak?

1. Sebagai seorang perempuan, bisa atau tidak bisa masak itu pilihan. Tapi, membahagiakan keluarga juga sebuah pilihan lho hehe. Jadi, menurutku orang yang bisa masak itu punya point tersendiri untuk bisa membahagiakan keluarganya. Entah keluarganya saat ini, atau keluarga kecilnya nanti bersama suami dan anak anaknya hehe.

2. Memasak bisa mempertajam ingatan. Menurut aku sih gitu hehehe. Memasak itu sesuatu yang gak gampang dipelajari. Lihat aja di game game online simulator kehidupan, the s*ms misalnya? Hahaha. Untuk mencapai sesuatu yang 'expert' kan butuh memperbanyak skill dalam hal itu, sama kayak memasak kan? Mengingat resep juga menjadi hal penting yang bisa bikin kita inget sesuatu. Daaan yang perlu diingat adalah semua bisa karena biasa kan?

3. Bosan.
Hal ini yang bikin aku kemaren selama 2 minggu sangat bosan. Ya, karena aku jatuh sakit guys:( Alhamdulillah wa syukurillah. Sekarang udah baikan dan lebih sehat, itulah kenapa aku udah semangat masak hehe. Jadi, sebenarnya selama sakit kemarin tuh aku banyak mau, pingin ini pingin itu. Tapi sayangnya dokter gak membolehkan aku banyak hal. Itulah kenapa aku jadi bingung mau makan apa. Alhasil akhirnya aku kepikiran buat bikin di rumah hehe.

4. Mencoba hal baru.
Hal yang paling aku suka adalah mencoba hal baru. Itulah kenapa aku suka banget bagi-bagi ilmu apapun itu (maaf ya aku bukan pamer ko, jangan suudzon hehe) karena aku suka ikut ini itu di luar atau dalam kampus. Menurutku segala hal yang baru itu penting, terlebih memperbanyak passion bisa membantu memudahkan kita untuk memberikan masa depan yang cerah loh.

Singkat cerita. Beberapa hari lalu aku bertemu dengan seseorang yang hebat banget. Pengalamannya banyak. Mulanya beliau perempuan yang berkepribadian tomboi. Hal itu membuatnya memiliki passion di bidang olahraga. Suatu hari Alhamdulillah hidayah Allah mengetuk hatinya, lalu ia berhijrah dan berhijab menutup auratnya. Dengan begitu beliau harus rela membatasi kebiasaannya dan memulai kehidupan yang baru, setelah itu ia gali passion di bidang yang sangat bersebrangan yaitu tentang kecantikan.

Setelah masuk ke dunia fashion dan kecantikan, beliau menekuni bidang pariwisata. Kini ia menjabat sebagai duta pariwisata. Dari singkat cerita, aku berpikir bahwa enak juga ya punya banyak passion. Kita bisa milih nanti mau jadi apa. Kalaupun bidang satunya tidak menerima kehadiran kita nantinya, maka ada bidang lain yang menunggu kita di sana. Dan dari situ aku termotivasi untuk belajar apapun itu hehe.

-
Setelah aku belajar masak, ternyata hasilnya tidak begitu sesuai dengan ekspektasi dan resep yang aku baca. Hmm... Gapapa, baru pertama ya wajar aja ya hehe. Tapi kegagalan itu hanya ada pada bentuk kuenya, sedangkan rasanya menurut ku sudah oke. Hehehe.

Aku membuat lima gelas kue saat itu. Kemudian aku bagian ke papa, mama, dan adikku.

Senang sekali melihat mereka makan masakanku. Sampai habis dan minta dibuatkan lagi. Papa bilang, "Nah gini dong kreatif, lain kali coba masak yang lain biar bisa banyak masakan." Hal itu membuat aku semangat untuk belajar masak lagi hahaha.

Sesederhana itu, memanfaatkan waktu untuk sesuatu yang belum pernah aku coba. Sesederhana itu membuat keluarga bahagai hanya dengan memberikannya sedikit makanan buatan sendiri. Sesederhana itu belajar masak, yang aku kira bakal susah.

Intinya sih, pede aja hahahaha.
Mau enak atau engga, jangan panik kalo lagi masak. Doa dulu dan masak dengan ikhlas. Toh orang yang sayang sama.kita akan menghargai seberapa enak atau tidaknya masakan itu. Hehe. Selamat mencoba belajar masak guys!

Jumat, 03 Agustus 2018

Liburan #Part4 : Charge Your Imaan

8/03/2018 06:56:00 PM 0 Comments

Assalamu'alaikum teman-teman, apa kabar? Sudah lama yang tidak melanjutkan cerita liburan hehhe. Maaf sebelumnya karena hampir 2 minggu sakit dan tidak keluar rumah hehehe. Jadi belum sempat liburan lagi deh!

Btw, kali ini aku akan membahas tentang liburan keempatku. Apa tuh? Yey, ikut kajian.
Setiap manusia ada kalanya keimanan kita turun dan jauh dari Allah. Itu yang kadang aku sendiri rasain tanpa sadar. Terkadang aku terlena karena kesibukan dunia, aku dibuat-Nya sibuk, aku dibuat-Nya nyaman, aku dibuat-Nya seperti tidak ada yang beda. Tapi dari situlah sebenarnya Allah menguji kita, adakah waktu khusus yang kita gunakan untuk lebih dekat dengan-Nya?

Aku sendiri menyadari bahwa selama ini aku masih terlalu mengikuti alur kehidupan, tanpa mencari sendiri arti kehidupan tersebut. Hidup yang selama ini kita kenal dengan dunia lah yang selalu terpikirkan, padahal nanti di akhiratlah perkara kehidupan yang sebenarnya. Pernahkan kira berpikir sejauh itu? Aku pun baru saja terpikir.

Maka dari itu, tak ada salahnya aku mulai mencoba mengikuti beberapa kajian dekat rumah. Liburanku kali ini harus berfaedah, agar waktu yang Allah berikan tidak sia-sia begitu saja.
Kamis, 2 Agustus 2018, aku mengikuti kajian kemuslimahan di Masjid Alumni IPB, tepatnya di Jalan Cidangiang dekat Botani Square, Bogor. Sebenarnya letaknya jauh dari rumah, tapi tak ada alasan untuk tidak lebih dekat dengan-Nya. Justru, jarak yang jauh bukankah menjadi pahala tersendiri ketika kita memang meniatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah? Aamiin. InsyaAllah.

Kajian kali ini memang khusus muslimah. Maka dari itu tema yang dibahas yaitu tentang apa saja yang perlu diperhatikan oleh para muslimah mengenai perkara dunia. Setelah menghadiri dan duduk di antara para muslimah itu, aku merasa paling lemah ilmunya. Mengapa? Dari pakaian saja sepertinya jilbabku yang paling pendek. Malu rasanya. Momen tersebut menjadi sebuah tamparan khusus kepada diriku yang masih jauh dari ketaatan kepada Allah. Mungkin disinilah bentuk rasa sayang Allah kepada aku, Allah mau aku lebih baik lagi, lebih taat lagi dengan syariatnya, lebih peka lagi kalau Allah mau kita dekat dengan Dia.

Jadi guys, pertama kita harus tau Allah itu sangat baik. Terlebih kalaupun kita sudah jauh meninggalkan-Nya, Allah masih selalu bersama kita. Memberikan kita napas, memberikan rezeki, memberikan waktu untuk melalukan apapun yang kita suka. Bukankah itu tandanya Allah masih bersama kita? Jadi, pahamilah bahwa kita yang butuh dengan-Nya. Kalau sekalinya kita jauh dari-Nya, kemungkinan terburuk adalah Allah membenci kita. Nauzubillahimindzalik. Jangan sampe ya teman.

Semoga kita saling mendoakan. Saling menguatkan, pokoknya jangan lupa deh sama Allah. Malu sendiri kita. Hehehe. Jangan lupa iman kita juga butuh dicharge! Karena itulah teman yang sholih dan lingkungan baik itu sangat diperlukan. Semangat kawan hehehe. Kita meraih jalan Allah sama-sama. Aku juga masih belajar kok hehe. Selamat liburan, semoga liburannya pun berfaedah ya.
Wassalamu'alaikum wr.wb 

Selasa, 24 Juli 2018

Untukmu, Manusia Berjaket Abu

7/24/2018 11:43:00 PM 0 Comments

Ingatkah kamu ketika pertama kali kita bercengkrama?
Ya, saat itu,
Saat di mana aku tak bisa memalingkan rasa bahagiaku saat berada di dekatmu
Dekat di bawah kenangan hujan manis itu
Dan rintihan hujan kala itu menjadi saksi yang membisu
Kali ini aku mendengar kabar baru,
Ya, katanya kamu akan pindah ke tempat baru
Yang entah, ketika aku tanyakan ini padamu
Kamu hanya berusaha untuk membahagiakanku
Dengan senyum senyum bak anak lugu

Tapi aku tau,
Dibalik senyuman yang kau ketik untukku itu
Ada sesuatu yang tak bisa kau beritau
Ke mana kakimu akan pergi
Di mana ragamu akan berlabuh
Dan bagaimana hidupmu kedepan nanti.

Aku tau,
Mungkin aku bukan orang yang tepat untuk tau semua itu
Karena aku bukan siapa siapa kamu
Aku hanyalah pengagum rahasia yang selalu memberi doa
Doa yang terbaik untukmu pastinya.

Kau tau?
Sudah lebih kurang beberapa bulan ini terkadang pikiranku terbesit namamu
Hingga kabar itu tiba,
Aku seakan tak percaya.
Berusaha bahagia tapi rasa cemasku lebih dominan
Sampai kapan kamu tidak percaya aku
Padahal hatiku berusaha untuk berbagi padamu
Apa kau tak merasakan itu?

Mungkin, takkan lagi ada pertemuan kita
Yang katamu bilang "kita masih bisa bertemu kok"
Aku tau itu hanya bual belaka,
Kamu hanya tak ingin aku tau kamu akan pergi.

Lalu aku harus bagaimana?
Menghentikan perasaan ini tanpa kembali saling menyapa?
Entahlah, mungkin ini sebuah pertanda
Bahwa yang diharapkan bukan berarti harus dimiliki
Bahwa yang diinginkan bukan berarti akan terpenuhi
Bahwa yang ada sering dibayangkan bukan berarti akan terjadi.
Ya, semua itu terjawab olehmu, si jaket abu.
Terima kasih. Selamat menempuh hidupmu yang baru, tanpa aku, tanpa kamu, tanpa gangguan chatku ke hp kamu. Hehe. Jangan kangen ya. Semoga kamu bahagia di tempat baru.
.
.
.
Semoga kamu tidak melupakan aku dan suatu saat kita akan bertemu.

Senin, 16 Juli 2018

Wawancara Selebgram? Asik!

7/16/2018 08:54:00 PM 1 Comments
Assalamu'alaikum, blogger! Apa kabar nih semua? Kali ini aku akan berbagi pengalaman ketika dapat kesempatan wawancara public figure. Sebelumnya aku izin dulu untuk cerita ini yaa haha, harusnya sih kali ini lagi mau bahas liburan kuliah, tapi entah kenapa aku pengen banget mengabadikan momen wawancara ini hehe.

Jadi ceritanya gini, kalau kalian sudah baca Liburan #Part3 aku, pasti kalian tau aku lagi menjadi volunteer apa, yang belum baca boleh dibaca ya hehe. Jadi tuh, aku kan jadi volunteer di muslimahdaily.com. Alhamdulillah, Sabtu (14/7) yang lalu adalah pertemuan perdana para volunteer bersama staff dari muslimahdaily. Alhamdulillah entah kenapa aku bersyukur banget bisa masuk di Batch 5, aku jadi punya pengalaman baru dan ini sesuai banget sama passion aku, yaitu menulis dan dakwah/syiar agama islam.

Sabtu kemarin aku tidak berlama-lama di kantor, karena memang ini pertemuan pertama yang anggap saja sebuah pertemuan perkenalan. Alhamdulillah baru sehari sudah kenal sama volunteer yang lain, mulai dari usia yang lebih muda sampai yang lebih tua dari aku.

Tapi, tiba-tiba seusai selesai diskusi di kantor, Ka Rosyidah (Pemimpin Redaksi Muslimahdaily) menawarkan aku untuk wawancara besok. Sebenernya sih enggak mau, karena sudah seminggu ini aku belum istirahat di rumah, sedangkan Senin dan Selasa aku ada agenda lain. Namun, ka Rosyidah hanya memberi kabar burung alias belum dipastikan besok aku turun ke lapangan atau enggak. Di satu sisi au enggak mau terima tawaran itu, tapi di sisi lain aku ini masih volunteer, masa baru dikasih tugas gitu aja udah gamau? Akhirnya aku meng-iya-kan.

Yang lebih senangnya lagi, Ka Ros meminta aku untuk wawancara Kayla Nadira dan Ahmed Zam Zam ZM, bersama Veve Zulfikar. Waaaaah, aku jadi semangat banget!

Emangnya mereka siapa sih?

Jadi, Kayla dan Zamzam itu sepasang suami istri yang baru saja menikah muda pada Juni lalu. Yang kerennya lagi, mereka ini masih muda banget, ya kurang lebih rentan usia 17-20 tahun. Aku suka sama mereka karena sebenarnya sejak dulu sering dengerin sholawatannya Zamzam, yang dulu dikenalnya "Ceng Zam Zam". Kalau sama Kayla sih aku kenalnya memang baru-baru ini karena dia juga sempet ikut di grup sholawat, dan aku sebenernya suka sama gayanya dia berpakaian juga sih, syari tapi kece gitu. hehehe.

Kalau Veve Zulfikar, dia adalah anak SMP yang sudah belajar tartil dan sholawat sejak kecil. Parasnya cantik sekali seperti ada turunan Arab. Suaranya juga merdu dan enak sekali di dengar. Yaampun, aku juga ngefans banget sama dia. MasyaAllah banget kecil-kecil sudah bersyiar menyebarkan kebaikan agamanya.

Walaupun aku ga ngefollow mereka di akun media sosial, tapi beberapa kali aku sempat stalking mereka untuk sekedar mencari info dan mendengarkan mereka bersholawat. Aaaaa mimpi apa aku bisa wawancara mereka hihi. MasyaAllah, kesempatan yang luar biasa.

Ketika Wawancara

Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB aku ditelpon ka Ros untuk datang ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pukul 10.00 WIB. Kukira hari itu nggak jadi untuk wawancara, itulah mengapa aku mematikan data seluler di handphone-ku dan tidak membukanya. Ternyata ada beberapa kali misscall dari ka Ros. Dengan terburu-buru aku meng-iya-kan tawaran wawancara itu.

Aku sampai lokasi pukul 11 lebih. Aku dan rekan kerjaku mencari lokasi di mana Kayla, Zamzam, dan Veve menjadi guest starnya. Setelah berputar-putar di sekitar Masjid Istiqlal, akhirnya ketemu juga hehe. Kemudian aku bergegas meminta izin kepada panitia dan menyiapkan spot untuk wawancara dan syuting video. Tak lama kemudian... jengjenggggg...........

Kayla dan Zamzam datang menghampiri aku dan temanku. 
"Assalamualaikum ka.... Dari mana kak?" tanya Zamzam kepadaku.

Seketika aku sedikit terkejut karena ternyata dia ramah banget, Kaylanya juga.
"Walaikumussalam.. Kita dari muslimahdaily," jawabku.

Dengan ramahnya kami berjabat tangan dengan Kayla dan salam kepada Zamazam. Asli, mereka baik banget, semakin kagum sama mereka. Alhamdulillah ngobrol sama mereka berasa banget seumurannya, rasanya pengen temenan gitu, tapi aku ini siapa:( hahaha. Setelah itu kami memulai wawancara.

Wawancara berjalan dengan lancar, asik deh pokoknya wawancara mereka. Tapi yang paling gaenak itu ketika kita harus wawancara orang yang kurang lebih seumuran, tapi mereka pasangan, dan kitanya masih jomblo......kerasa banget! Selama wawancara, Kayla dan Zamzam tak lepas dari pegangan tangannya, panggilan sayang, saling melempar senyum, dan jawaban dari wawancaranya juga baper banget. Di satu sisi kesel karena kita envy:( tapi apalah daya mereka yang udah halal gabisa diganggu dan disalahkan wkwkwkwkwkwk.

--

Sementara ketika aku wawancara Veve Zulfikar, dia bener-bener anaknya cantik banget. Beda sama yang di instagram, aslinya lebih cantik. Dan dia ternyata baik banget, ramah, sebelum diwawancara aja dia sempet nyapa duluan gitu, dan ketika akhir wawancara aku minta foto dia ngasih aja hahaha. Padahal aku bukan tamu, cuma wartawan yang lagi kerja :)

Veve itu masyaAllah banget. Pas aku suruh dia sholawatan suaranya adem banget, di situ juga ada Abinya yang menemani Veve saat itu, dan abinya juga baik banget. Waktu wawancara mereka bener-bener menghargai banget. Walaupun waktu itu sempet ada kesalahan audio karena micnya ga nyala, mereka mau aja disuruh nunggu dan ngulang terus mereka bilang, "Iya, gapapa diulang aja." dan disitu aku seneng banget, serasa dihargain lebih sama mereka dan mereka pengertian banget.

Setelah wawancara selesai, aku meminta foto bersama Veve. Malah abinya menawarkan diri untuk difotoin, baik banget:( Padahal waktu itu Veve bener-bener buru-buru karena harus ke bandara lagi dan flight ke Sidoarjo. Tapi dia masih sempet-sempetnya mau diajak ngobrol seputar pribadinya dan bercanda-canda sama aku dan temen aku. YaAllah, ternyata aku ga salah deh suka sama dia.

--

Dari situ aku semakin seneng ngeliat mereka, ternyata mereka ramah-ramah banget. Dan biasanya pengalaman aku wawancara cuma lewat email langsung atau chatan. Tapi ternyata pas ketemu langsung auranya beda banget. Jauh jauh lebih deg-degan dan grogi sampe keringet dingin di ruangan ber-AC hahahaha. Tapi pengalaman kayak gini gabakal deh aku lupain, ini pertama kalinya dapet narasumber seseru ini hahaha.

Oiya, perlu diinget ya guys, aku ceritain disini bukan berarti wawancara yang keren itu harus wawancara public figure. ENGGAK! Justru wawancara artis/selebgram yang seperti ini sebenarnya tidak peru banyak tantangan, hanya perlu skill dan mental yang cukup. Kalau dibandingkan wawancara pejabat, wawancara korban kecelakaan, bencana alam, dsb, yang pasti sih lebih rumit untuk wawancara itu, karena mereka punya banyak banget tantangannya lebih daripada wawancara public figure. Hehe.

Cuma kebetulan aku suka sama public figure ini, jadi aku ingin mengabadikan aja gengs. wkkwkwkw. Pokoknya gitu deh ceritanya, aku seneng banget! But, katanya ga semua selebgram/artis/figur itu sesuai sama apa yang kita lihat di layar kaca/hp kalian lho:( Jadi aku sih bersyukur bisa kenal mereka lebih dekat walau cuma sebentar hehe. Semoga suatu saat kita bisa bertemu lagi. Aamiin..

Itulah cerita aku untuk kali ini hehe sedikit panjang tapi jangan bosen yaaa hehehe. Selamat liburan, tunggu cerita lanjutan liburanku ya wkwkkw. Wassalamu'alaikum!

Sabtu, 14 Juli 2018

Liburan #Part3 : Jadi Volunteer? Siapa takut!

7/14/2018 08:28:00 PM 0 Comments

Assalamu'alaikum gengs. Gimana nih, udah ngapain aja liburan kalian? Semoga menyenangkan yaaaa, hehe. Udah baca belum liburan #part1 dan #part2? Maaf yaaa kalo kurang asik, tapi aku mau cerita lagi nih liburan #part3. Semoga ga bosen yaaa hehe.